NGAWI, terbitan.com – Sepanjang tahun 2025, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi mencatatkan berbagai capaian kerja kelembagaan di bidang ketahanan pangan melalui pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Seluruh upaya tersebut dijalankan melalui alat kelengkapan dewan, khususnya komisi-komisi, dengan fokus pada penguatan sektor pertanian ramah lingkungan berkelanjutan.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi beranggotakan 20 legislator yang berasal dari enam daerah pemilihan. Komposisi tersebut menjadi representasi politik rakyat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat pada setiap proses pengambilan kebijakan di tingkat legislatif daerah.
“Suara rakyat itu bukan sekadar aspirasi, tetapi amanah yang wajib diperjuangkan. Untuk itu kami Fraksi PDI Perjuangan terus mengawal di masing-masing komisi,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngawi, Heru Kusnindar, saat berdialog dengan petani di Kecamatan Jogorogo, Sabtu (10/1/2026).
Di bidang ketahanan pangan, Heru menegaskan komitmen Fraksi PDI Perjuangan dalam mengawal isu-isu strategis yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, khususnya petani. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menginisiasi penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pertanian Ramah Lingkungan.
Ranperda tersebut kini telah disahkan dan menjadi pijakan penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Ngawi, di tengah tantangan penyusutan lahan pertanian serta tingginya ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis.
Kebijakan ini menurutnya, sangat berdampak positif terhadap produktivitas pertanian daerah. Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Ngawi mampu memproduksi 775.466 ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat sebesar 5.637 ton dibandingkan capaian produksi pada tahun sebelumnya.
“Laporan kepada rakyat oleh fraksi PDIP merupakan bentuk transparansi kinerja legislatif dalam mengawal dan memastikan pelaksanaan kebijakan daerah berjalan sesuai dengan kepentingan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkas Heru Kusnandar


