SANANA, Terbitan.com – Kelangkaan BBM akhir-akhir khususnya jenis minyak tanah sangat terasa bagi masyarakat khususnya ibu-ibu.
Kelangkaan minyak tanah membuat ibu-ibu yang ada di Kabupaten Kepulauan Sula mulai resah, pasalnya minyak tanah subsidi dari Pemerintah setiap Keluarga hanya diberi jatah 5 Liter perKepala keluarga (KK) dengan menggunakan KTP atau kartu kartu keluarga,” kata sala satu warga Desa Fagu yang namanya tidak mau dipublikasikan kepada media ini, Rabu (7/11/22).
Ia juga mengatakan di sala satu pangkalan di Desa Fatce, Kecamatan Sanana diduga menjual minyak tanah dengan harga Rp.10.000/liter, namun tidak cukup 5 liter untuk masak selama seminggu, untuk mengantisipasinya kami menggunakan kayu bakar baik dibeli atau dicari langsung dihutan”, ujarnya.
Masyarakat Kepulauan Sula khususnya ibu-ibu sangat mengharapkan perhatian Pemerintah dengan kelangkaan minyak tanah.{in}


