SANANA, Terbitan.com|| Belum lagi dapat penghasilan. Sejumlah pedagang Pasar Basanohi Kepulauan Sula
berteriak histeris. mereka diguyur hujan deras dari atap pasar yang bocor. Air tumpah dari talang. Bak air terjun.

Hujan terjadi pagi, saat pedagang sedang melayani pembeli. Semula, air jatuh deras. Guyuran air pun tumpah tak terkendali. Pedagang kewalahan, karena kebocoran atap, ”Sudah bertahun-tahun kondisinya begini. Pedagang juga sering melapor

“Namun, belum juga ada perbaikan. Malah, kondisi kian buruk. Tepat di atas tempat jualannya, atap los ikan ambrol. Karena tiang penyangga sudah tak kuat lagi menahan air hujan.

”Memang yang di tengah ini rendah. Makanya selalu bocor. Atapnya sudah ambles,” beber Fadhila, Jum’at (13/3/25)

Dia khawatir dagangannya tak laku. Hujan deras membuat tempat jualannya becek. Mereka yakin hari ini sepi pembeli. ”Tempetnya masih banyak. Tapi, nggak laku karena tempatnya bocor,” ujarnya.

Dia meminta Pemda Kepulauan Sula
segera memperbaiki pasar tersebut. Sebab, revitalisasi Pasar Basanohi ini belum juga terealisasi hingga saat ini. Kondisi pasar semakin buruk. Dia khawatir. Bangunan yang semakin tidak nyaman membuat Pasar ditinggalkan konsumen.

”Pasar itu kan sudah parah kondisinya. Seharusnya dinas terkait segera merespons. Jangan dibiarkan semakin buruk. Kasihan kami pedagang,” jelasnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Sula, Djena Tidore dalam @ akun Facebooknya, mengatakan, bahan – bahan atap so ada, hanya kerjanya harus sore hari, biar orang belanja kurang, karena kalau pagi sangat rame

Disitu kebetulan hari ini hujan, yang bajual disitu pedagang pindahan dari jalan jalan yang tempati bekas pasar ikan itu. Beberapa hari ini, “Mohon maaf banyak atas ketidaknyaman ini, tapi kami sudah siapkan bahan bahanya untuk perbaiki, “ucapnya.