SANANA, Terbitan.com – Demi peningkatan mutu pendidikan di sekolah haruslah ditunjang dengan tersedianya sarana dan prasarananya yang maksimal. Jika tidak, tentu akan berpengaruh pada proses belajar mengajar siswa yang berujung pada kualitas output siswa yang dihasilkan.

Kekurangan sarana serta prasarana inilah yang kemudian menjadi persoalan utama bagi sebagian sekolah mengembangkan potensi dan skill anak didiknya.

Seperti yang terjadi di SMKN 4 Kecamatan Mangoli Selatan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dibawah kepemimpinan, Hi Ramadan Gorontalo yang sejak awal berdirinya diketahui  belum pernah tersentuh bantuan pemerintah, terutama dalam bidang sarana dan prasana. Bahkan SMKN Kecamatan Mangoli Selatan, hingga saat ini masih belum memiliki pagar sekolah sehingga sering kedatangan ternak warga, “ungkap H.Ramadan

Selanjutnya, Dia juga menuturkan bahwa hampir setiap harinya hewan – hewan ternak warga, seperti sapi, berkeliaran di halaman sekolah sehinga sangat mengganggu proses belajar mengajar siswa, terutama mata pelajaran Olahraga. Selain itu, ternak ruminansia tersebut juga terus merusak tanaman-tanaman hias sekolah.

“Disamping itu hewan – hewan ternak milik warga tak henti -hentinya keluar masuk ke halaman sekolah yang rimbun dengan tanaman – tanaman hias milik siswa/siswi dan guru habis di rusaknya, “tambah H.Ramadan

Baik Kepsek, Guru maupun siswa SMKN 4, Kecamatan Mangoli Selatan sangat mengharapkan adanya perhatian khusus dari pihak Diknas pendidikan Provinsi Maluku Utara dan Wakil Rakyat di DPRD untuk duduk bersama menyikapi hal tersebut. Ketiadaan pagar dianggap sudah sangat darurat karena sudah sangat mengganggu kenyamanan siswa dan siswi dalam menjalankan proses belajar mengajar serta merusak sebagian sarana prasaran sekolah, “ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Drs Imam Makhdy Hassan saat diwawancarai media ini, Rabu (25/08/21) mangatakan untuk pagar sekolah SMKN 4 Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan,
kita akan kita akan coba koordinasi dengan DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) yang dapil dari Kepulauan Sula agar bisa dimasukan dalam poker, agar SMKN 4 bisa memiliki pagar, “kata
Imam. [dn]