SANANA,Terbitan,com | Viral, Nenek Safura Sapsuha berusia 64 tahun Dusun I Desa Dofa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara, janda yang hidup sebatang kara, tertatih-tatih pulang ke rumahnya dari kantor desa, lokasi pembagian Bantuan Langsung Tunai atau BLT DD

Padahal, sebelumnya, kepala dusun I, Iksan Umanailo ke rumahnya dan menyatakan bahwa nenek ke kantor desa untuk menerima BLT, namun apa yang terjadi ,ketika tiba di kantor desa, nenek Safura tidak mendapat bantuan tersebut.

“Nenek Safura kembali kerumah dengan menangis, dan menyebutkan, saya ini orang tua, yang datang kerumah memberitahu adalah seorang aparat desa sendiri, kenapa sampai tertatih-tatih di kantor desa, baru namanya tidak ada, “ucapnya

Tagisaan dan merasa sedih, ketika nenek Safura saat melihat semua teman teman menerima BLT, kenapa saya tidak, ” Syukur Alhamdulliah, kata Safura, saya serahkan kepada Allah SWT, “katanya.

Hal tersebut menyadarkan mereka bahwa telah terjadi ketimpangan di desanya. Nenek tua yang hidup sebatang kara tidak dapat BLT, sementara yang lain, tanpa perlu menunjukkan kartu keluarga malah mendapat BLT.

Kisah sedih nenek Safura ini lalu di-posting oleh akun Putra Simalakam di Facebook Grup Dad Hia Ted Sua, Kamis (13/7/23), Dan mendapat komentar oleh netizen. Masyarakat tersadar bahwa ada warga di sekitarnya yang harusnya berhak menerima BLT malah tidak mendapatkannya. {rs}