SANANA, Terbitan.com – Pelayanan distribusi air bersih di Desa Dofa, Kecamatan Mangole Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara belum sepenuhnya dinikmati warga. Hal ini karena banyak warga mengeluhkan air PDAM yang sering mati bahkan keruh. Air bahkan mati total ketika hujan deras.
“Iyah sudah lama air PDAM selalu mati dan keruh,” kata Warga Desa Dofa inisil DU (32) saat dikonfirmasi, Senin (6/2/23).
Kata DU, biasanya air mati saat hujan lebat, air PDAM bisa dipastikan mati total, “Tidak pasti jam berapa matinya, tapi kalo malam hujan, tuh, kadang sehari sampai dua hari air mati,” Apabila mengaliar, air lumpur keluar dari keran, “ujarnya.
DU mengaku, warga setempat pernah berusaha menanyakan permasalahan ini kepada pihak PDAM. Namun, pihak PDAM tidak memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi.
“Protes sih paling saat ada pihak PDAM yang memeriksa dan menagih bayaran air saja ke rumah. Katanya mah saluran air terganggu karena genangan air hujan,” tambahnya.
Ia berargumen, jarak antara kantor PDAM dengan pemukiman warga dekat, mungkin faktor penanganan selalu cuwek, Sehingga aduan masyarakat dilupakan, “Kantornya dekat, tapi belum ada tindak lanjut, lama-kelamaan warga juga lupa kan kalo begini terus,” paparnya.
Menurutnya, masalah air ini harus segera diselesaikan karena sangat merugikan. “Padalah, yah, air dibayar terus, tapi kalo kaya gini terus, gimana,” ucapnya.
“Mohon kepada PDAM pengertian nya untuk kita yang membutuhkan air bersih sangat kesulitan menunggu air PDAM jalan,” tandasnya
Sementara itu, Pihak PDAM Kecamatan Mangole Barat belum dapat dikonfirmasi, hingga berita ini ditayangkan. {in}


