SANANA, Terbitan.com || Sejumlah warga di Desa Mangon, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara keluhkan layanan air bersih dari PDAM. Pasalnya, sejak dua Minggu terakhir puluhan warga ini mengalami kesulitan air bersih, karena matinya aliran air dari PDAM.
Warga terdampak terpaksa meminta air ke rumah tetangga atau kerabat yang memiliki sumur untuk keperluan masak dan air minum. Sementara untuk mandi dan mencuci, mereka harus berjalan kaki ke sumur yang jaraknya cukup jauh.
“Sudah dua minggu ini air dari PDAM mati. Kami terpaksa membeli air galon untuk minum dan memasak. Untuk mandi dan mencuci, kami ke sumur yang jaraknya jauh,” keluh Santi warga setempat, Minggu (19/1/25).
Hal senada juga diungkapkan Marni warga lain, yang mengeluhkan layanan air dari PDAM yang sering macet macetan dan sering mati, bahkan sebulan hanya 10 hari saja ada aliran air. “Biasanya air PDAM mengalir 10 hari dalam sebulan. Tapi, sekarang sudah dua minggu mati total. Kami sudah melaporkan ke PDAM, tapi belum ada tanggapan,” terangnya.
Sementara itu, Direktur PDAM Kepulauan Sula, Munir Banapon saat dikonfirmasi melalui pesan Whats App..di..nomor 0821- 9186 – xxxx, namun tidak ada balsan, hingga berita ini ditayangkan. {}



Tinggalkan Balasan