Polisi Diminta Usut Dugaan Pendaratan Alat Berat CV, Samalita Perdana Mitra

SANANA, terbitanNews.com – Sebanyak sembilan buah alat berat Perusahan Kayu milik CV. Samalita Perdana Mitra yang mendarat diwilayah Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kepulauan Sula(Kepsul) di duga tidak memiliki dokumen izin olah gerak.

Pasalnya, ada sebilan buah alat berat milik CV. Samalita Perdana Mitra untuk mengoparsikan kayu milik sekelompok warga Desa Auponhia diduga tanpa sepengetahuan dari aparat kepolisian Polres Kepulauan Sula Khususnya Polisi Lalulintas.

Baca Juga :

Untuk itu, Ketua Himpunan Pelajar Maha Siswa Buya (Hipma-Buya) Ikbal Sapsuha mendesak aparat Kepolisian Polres Kepulauan Sula agar segera usut tuntas pendaratan alat berat yang mendarat di wilayah Desa Buya diduga tidak memiliki dokumen ijin Izin Olah Gerak,” ungkap Ikbal kepada terbitan News, com, Senin (17/02/2020).

Sementara Kasat Lantas Polres Kepulauan Sula, Iptu Mohtar Saniapon saat di konfirmasi lewar pesan Whats App menggu lalu, mengatakan bahwa sampai hari ini tidak ada pemberitahuan terkait dengan alat berat yang turun di Desa buya, Nanti saya akan konfermasi dengan Polsek Kecamatan Mangoli Utara, Apakah ada izin atau tidak, “kata Mohtar. {GNS}

Terbitan Terkait