SANANA, Terbitan.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) telah usai. Namun biasnya belum juga habis. Hal itu dirasakan oleh puluhan petugas cleaning service atau tenaga layanan kebersihan dan Ajudan hingga Petugas dapur di kantor Bupati Kepulauan Sula dipecat
Sungguh malang nasib mereka, gegara beda pilihan pada Pilkada lalu disingkirkan dari petugas Cleaning Service, Ajudan hingga Petugas dapur alias dipecat, “ungkap sala satu petugas Cleaning Service yang tidak mau namanya dipublikasi kepada media ini melalui telepon seluler, Senin (14/06/21)
Menurutnya, pemecatan dirinya bersama puluhan rekannya itu adalah bentuk intervensi politik, “Bayangkan puluhan petugas Cleaning Service, Ajudan hingga Petugas dapur dipecat karena beda pilihan di pilkada lalu, ini sangat tidak etis,” keluhnya
Padahal kata Dia, dari keseluruhan petugas Cleaning Service yang dipecat itu memiliki rangkaian jejak disiplin dalam bertugas hanya karena beda pandangan politik lalu dipecat begitu saja, “Alasannya gegara Pilkada, Rata-rata yang dipecat ini rajin, patuh dalam tugas,” ucapnya.
Hingga berita ini dinaikan belum ada konfirmasi resmi dari pihak instansi terkait. {GNS}


