SANANA, terbitan.com – Sejumlah kontraktor di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) keluhkan kinerja dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Mereka menilai pengurusan yang ditangani oleh BPKAD sangat lambat dan tidak efektif.
Padahal, pengurusan yang dilakukan oleh sejumlah kontraktor itu sudah sejak November lalu. Hingga akhir Desember, masih banyak pengurusan yang belum selesai dikerjakan.
Dari pantauan media ini, berapa hari ini banyak sekali kontrakor yang mondar-mandir di depan BPKAD. Setiap kali mereka keluar dari BPKAD, pasti mereka mengeluh. Bahkan ada yang sampai setingkat ngamuk dengan nada tinggi.
“Apakah mereka yang di BPKAD ini bisa kerja atau tidak. Masa kita urus dari satu bulan lalu sampai saat ini belum juga selesai,” kata Tamsil salah satu kontraktor, Senin (30/12/2019).
Tamsil mengatakan, kalau memang orang-orang yang di BPKAD tidak mampu bekerja maka segera diganti saja. “Orang-orang ini kadang mereka bikin diri tidak mau tahu. Jika di Sula ini tidak ada orang yang mau ganti posisi mereka, maka pakai saja orang dari luar untuk ganti,” semprotnya.{GNS}



Tinggalkan Balasan