Bangkalan, Terbitan.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, menghadiri silaturahmi Muhammadiyah se-Madura Raya sekaligus meresmikan Masjid Al Huda Muhammadiyah di Kecamatan Burneh, Jumat (1/5/2026).
Kehadiran Abdul Mu’ti disambut langsung oleh Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, yang mendampingi sepanjang rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menekankan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat peradaban dan pendidikan. Ia menegaskan, masjid perlu dimakmurkan sekaligus mampu memakmurkan masyarakat.
“Masjid harus menjadi pusat pembinaan umat, tempat menuntut ilmu, dan sarana membangun generasi berakhlak serta berkualitas,” ujarnya.
Abdul Mu’ti juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan. Menurutnya, internet dan media sosial bisa menjadi sarana efektif untuk memperluas akses belajar, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membentuk generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri yang dianggap sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pendidikan di daerah. Ia menuturkan, kondisi infrastruktur pendidikan di Bangkalan masih memerlukan perhatian serius.
“Sekitar 70 persen gedung SD dan SMP kondisinya kurang memadai, bahkan sebagian belum mampu menampung seluruh siswa,” ungkapnya.
Fauzan berharap adanya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bangkalan.
“Kami berharap dukungan nyata agar anak-anak di daerah bisa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” pungkasnya.


