SANANA,Terbitan.com | Warga Desa Wailau, Kacamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara berinisial SS (59) ditemukan tewas dengan cara gantung diri. Motif bunuh diri itu diduga depresi karena penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.
Peristiwa memilukan itu pertama kali ditemukan oleh Nasir Sapsuha, Sarmin Sapsuha dan Bahrun Sapsuha yang merupakan warga setempat.Jasad ditemukan tergantung di sebuah pohon , Senin (4/4/2022).
Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Cahyo Widyatmoko menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh Nasir Sapsuha, Sarmin Sapsuha, Bahrun Sapsuha yang merupakan warga setempat.
Menurut Cahyo, korban memiliki data domisili di Kota Namlea. Ia diduga mengakhiri hidupnya lantaran depresi dengan penyakitnya. Kondisi ini terjadi sejak sang istri meninggal, namun ia tak mengetahui persis sakit apa yang dideritanya.
“Koran beberapa kali melakukan pemeriksaan di rumah sakit dan klinik praktek, namun dari hasil pemeriksaan dokter menyampaikan korban tidak mempunyai penyakit, “jelasnya
Tak selang lama setelah ditemukan, jenazah korban langsung dipulangkan ke rumahnya di Desa Wailau. {in}


