TALIABU, terbitan.com – Sebuah kapal kayu yang memuat bahan bakar minyak (BBM) elegal ludes terbakar di pelabuhan langganu Desa Lede Kecamatan Talibu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu. Sabtu (29/ 06/2019). Pukul 11.00 WIT.
Kapal Kayu KM. Fazrul Putra Perdana bermuatan bahan bakar minyak (BBM) solar dan bensin ilegal berasal dari agen AMT Sanana lestari. Ditujukan ke SV Taliabu. Namun belum tiba di bobong kapal tersebut membongkar minyak di pelabuhan langanu Desa Lede untuk pengecer, sehingga mengakibatkan kecelakaan.
“Kronologi kejadian, Pemilik Kapal Hj. Romy bersama Iki Melks penyalinan bensin dari tangki di dalam kapal ke dream di atas jambatan di pelabuhan langganu menggunakan mesin Alkon atau Pompa yang bermerek Robin untuk bensin dan tiba – tiba sambungan pipa alkon terlepas dari mesin alkon,
” Sehingga terjadi percikan api tersebut dan di tambah dengan angin kencang, dan bensin yang keluar mengenai knalpot mesin alkon dan langsung terjadi ledakan dan sekaligus membuat kapal terbakar,” kata saksi mata yang inisial IK tidak mau namanya di publikasikan melalui pesan Whats App kepada terbitan.com.
Ia menambahkan, kapal kayu KM. Fazrul Putra Perdana. GT 53 no 183/LLT ini saat terbakar memuat bahan bakar minyak (BBM) premium bensin sebanyak 20 ton dan solar 5 ton.
“Saat terbakar, Kapten kapal KM. Fazrul Putra Perdana, Mutar (55), Jufri (35) ABK dan Ali, (52) sebagai ABK langsung lari menyelamatkan diri masing-masing, sedangkan untuk dua orang Korban yang mengalami luka bakar, Iki (30) asal dongkala Pasarwajo Sulawesi Utara dan Hj Romy (47) sebagai pemilik kapal KM.Fazrul Putra Perdana asal Dongkala Sulawesi Utara, ”ujarnya.
Beruntung, peristiwa kapal terbakar tidak menimbulkan korban jiwa. Beruntung masyarakat setempat turut ikut memadamkan api tersebut. Akan tetapi Kapten Kapal dan ABK sementara masih di rawat di Puskesmas Lede Kecamatan Taliabu Barat, Jumalah kerugian semua di taksir kurang lebih Rp 1 miliar. {GNS}



Tinggalkan Balasan