NGAWI, terbitan.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur padat Ngawi-Mantingan. Sebuah bus Sugeng Rahayu dengan nomor polisi W 7060 UP terlibat tabrakan dengan sepeda motor Yamaha Nmax AE 5116 JAR di Jalan Raya Ngawi – Mantingan, tepatnya di Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, pada Sabtu malam (6/4/2025).

Peristiwa nahas itu bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Rohma Maulida (22), warga Desa Mantingan, bersama seorang anak, Muhamad Ardian Alfatih (10), melaju dari arah barat. Saat hendak berbelok ke kanan, dari arah yang sama melaju bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan Slamet Hari Santoso (55), warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Pengendara sepeda motor bermaksud belok ke kanan, karena kurang hati-hati dan jarak yang sudah terlalu dekat, sehingga terjadi tabrak belakang oleh bus,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Parsidi.

Setelah menabrak sepeda motor, bus oleng dan menghantam tiang lampu penerangan jalan. Akibat insiden ini, Rohma Maulida mengalami patah tulang pada bagian kaki, sementara Muhamad Ardian Alfatih meninggal dunia di tempat kejadian.

Jenazah dan korban luka telah dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi dan RSUD Mantingan untuk penanganan medis serta visum et repertum. Pihak kepolisian segera melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

“Kami masih mendalami penyebab kejadian melalui olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi,” tambah Iptu Parsidi.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hari dan di jalur-jalur padat kendaraan.