Diduga Palsukan Dukungan Permohonan Pengambilan BBM Ke AMPS Desa IPU,Oknum Perangkat Desa Pari di Laporkan Warga ke Polisi

  • Bagikan

MUARA TEWEH, terbitan.com – Warga Desa Pari, Kecamatan Lahei,Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah di hebuhkan dengan ditemukannya proposal permohonan pengambilan BBM premium dan solar yang mengatasnamakan keluhan masyarakat desa Muara Pari berdasarkan hasil musyawarah pemerintah Desa Muara Pari, BPD, aparatur desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat tertanggal 12 Februari 2020 lalu. Kepada salah satu SPBU di Muara Teweh yang ada APMS di Desa IPU untuk mendapatkan suplai BBM.

Atas ditemukan dokumen yang ditemukan salah satu warga Desa Pari dari penggelola SPBU di Muara Teweh, disampaikan ke warga Desa Muara Pari terkait kebenaran proposal tersebut.

” Bahwa tidak benar telah diadakan rapat/musyawarah Desa tertanggal 12 Februari 2020 tentang keluhan kesusahan BBM yang notulen rapat dibuat oleh aparat Desa yang diketahui oleh Kades,” ucapnya Ketua BPD Desa Muara Pari Ahmad Yudan Baya dikantor IPJI Barut. Sabtu (22/08).

Baca juga:  Mediasi PT BEK dan Warga Benangin, Kurang Lebih 4 Jam Hasil nya Belum Ada Kesimpulan 

Dihadapan awak media online yang terhabung di DPC-IPJI Barut, Ia membeberkan semua bahwa tidak benar adanya tanda tangan kami yang di dalam surat proposal tentang pembahasan rapat minta BBM yang dilayangkan kepada salah satu SPBU/POM di Muara Teweh untuk mengadakan BBM ke Desa Muara Pari.

Beredarkan surat tersebut yang mengatasnamakan warga, kami sangat keberatan karena hanya untuk kepentingan pihak tertentu.

Baca juga:  Disporabudpar Sampang Kembali Tegaskan Tempat Wisata Lebih Serius Terapkan Prokes

“Kami sepakat untuk dan atas nama masyarakat Desa Muara Pari meminta agar diproses siapa saja yang mencemarkan dan merugikan kami dengan terbit dan beredarnya surat tertanggal 12 Februari 2020 ini,” tegas Yudan sapaan akrabnya sambil memperlihatkan surat keberatan warga Muara Pari yang ditanda tangani warga tertanggal 8 Agustus 2020.

Ia, juga menyampaikan bahwa terkait permasalahan ini telah dilaporkan ke Polres Barut untuk dilakukan proses hukum melalui pengaduan masyarakat terhadap tindak pidana yang dilakukan oknum aparat Desa.

Baca juga:  Mediasi PT BEK dan Warga Benangin, Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah : Saya Pasti Membela Masyarakat Saya

“Kami sangat berharap dengan dipublikasinya berita ini agar pihak penegak hukum secepatnya memproses pengaduan masyarakat yang telah kami laporkan sesuai dengan fakta dan data riil dilapangan,” tutup Ketua BPD Muara Pari yang sangat keberatan olah oknum aparat Desa yang mau mengambil keuntungan dengan atasnama warganya.(Iwan)

 

  • Bagikan