Kopolres Barito Utara Menghadiri Video Conference Bersama Gubernur Membahas Kesiapan Penanggulangan Karhutla.

  • Bagikan

 

MUARA TEWEH, terbitan.com – Bertempat di media center lantai II ruang rapat setda Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma Menghadiri rapat koordinasi video conference bersama Gubernur Kalimantan Tengah, yang di laksanakan oleh pemerintah daerah kabupaten Barito Utara, Dengan agenda kesiagaan Penanganan Karhutla di Wilayah Kalimantan Tengah Tahun 2020 Kamis (4/6/2020) pukul 09:15 Wib.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Barito Utara H.Nadalsyah, Dandim 1013/Mtw Letkol Inf Yusan Riawan, Kepala Kejaksaan Negeri Barito utara Bpk.Basrulnas, dan Kalak BPBD Gajali muntalatua, beserta undangan lainnya.

Baca juga:  Mediasi PT BEK dan Warga Benangin, Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah : Saya Pasti Membela Masyarakat Saya

Dalam Video Conference tersebut Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengingatkan Seluruh Pemda di Kalimantan Tengah Agar Waspada mengingat Cuaca pada bulan Juli,Agustus dan September akan memasuki musim kemarau.

“Tahun 2019 di Kalteng terdapat 50.046 titik Hotspot dan Lahan yang terbakar 331,0343 Ha”, ujar Sugianto.

Baca juga:  Disporabudpar Sampang Kembali Tegaskan Tempat Wisata Lebih Serius Terapkan Prokes

Melihat kejadian ditahun 2019 tersebut Sugianto memberikan beberapa langkah Strategis dan Konret dalam Pengendalian Karhutla, yaitu Pemerintah kabupaten/Kota membentuk satgas pencegahan karhutla sampai tingkat kelurahan/desa.

Satgas pencegahan karhutla kabupaten/kota memperkuat upaya pencegahan karhutla ditingkat tapak: Sosialisasi,diseminasi dan pendampingan PLTB,Pelatihan,Patroli Bersama.

Baca juga:  Mediasi PT BEK dan Warga Benangin, Kurang Lebih 4 Jam Hasil nya Belum Ada Kesimpulan 

Dan selanjutnya Pemerintah kabupaten/kota menentukan status kesiagaan dan darurat karhutla dengan cepat dan tepat. (Iwan)

  • Bagikan