Melalui LSM,Warga Muara Inu Tuntut PT. Pada Idi 

  • Bagikan

MUARA TEWEH,terbitan.com – Merasa tidak ada tanggapan dari perusahaan terkait tuntutan ganti rugi hak atas tanah milik Kardianto warga Muara Inu, kecamatan Lahei, kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Sebidang tanah yang dituntut ganti rugi hak atas tanah kepada PT. Pada Idi dikelola serta dipelihara secara turun temurun di Sei Bapu Hulu/Jalan Nara sejak tahun 1985 an. Karianto berdasarkan surat kepemilikan tanah tertanggal 09 Januari 2014 dengan nomor Register 0031/D-MI/09/2014.

“Untuk bukti-bukti yang diserahkan saudara Kardianto, kepada LSM Rumpun Dayakarsa Mandiri, berdasarkan SKT yang diketahui/dibenarkan oleh Ketua RT 03 dan Kepala Desa Muara Inu dengan seluas tanah 19,5 Ha yang berada diwilayah hukum adat Muara Inu”, ucap Ahmad Yudan Baya selaku Ketua LSM RDM yang menerima surat Kuasa Khusus dari Kardianto, Sabtu (27/02) di Kantor IPJI Barito Utara.

Baca juga:  Jual Sabu, Pria dan Wanita ini Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Barut di Km 32 Jalan Negara Muara Teweh-Banjarmasin

Ironisnya, tanah kardianto sudah dilakukan pengarapan, penambangan dan pembukaan jalan oleh perusahaan PT. Pada Idi tanpa sepengetahuan pemliki tanah terlebih dahulu.

“Ketua LSM RDM sangat menyayangkan olah perusahan PT. Pada Idi yang semena-mena kepada hak-hak tradisional warga tanpa sepengetahuan bahkan izin memusnahkan hak hak tradisional pemilik yang ada,” ucap Yudan.

Baca juga:  Tak Lagi Meminta Piring Putih Atau Pencabutan Dumas di Polres! Surya Baya, Cuma Meminta PT BEK Secara Sportif dan Gentleman Mengakui Kesalahannya

Ia berharap kepada perusahaan PT. Pada Idi ada iktikad baik untuk menyelesaikan tuntutan warga ini agar permasalahan tidak melaus nantinya.

“Secara resmi kita sudah sampaikan tuntutan via surat No. 01/SKK/THAT/LSM-RDM KTG/II/2021 mengenai Tuntutan Ganti Kerugian Hak Atas Tanah, kepada Pimpinan Management PT. Pada Idi,” pungkas Yudan.

Saat dikonfirmasikan wartawan ini ke pihak management PT. Pada Idi, Sabtu (27/02) melalui pesan whastapp minta konfirmasi terkait surat yang di masukan pa yudan terkait tuntutan warga atas tanah yang di garap oleh perusahaan Pada Idi.

“Maaf saat ini belum bisa konfirmasi karena belum di tanggapi managemen.. Hari Sabtu bang,” tulis seorang karyawan management yang meminta namanya dirahasiakan.

Baca juga:  Tak Lagi Meminta Piring Putih Atau Pencabutan Dumas di Polres! Surya Baya, Cuma Meminta PT BEK Secara Sportif dan Gentleman Mengakui Kesalahannya

Sampai berita ini dipublikasikan mengenai surat tuntutan ganti kerugian hak atas tanah sudah diterima oleh management Pada Idi di Muara Teweh.

  • Bagikan