Beberapa Kali Razia Merong Bocor, Akhirnya Satreskrim Polres Barut Jaring Satu PSK Dan Seorang Mucikari

 

MUARA TEWEH, terbitan.com –  Beberapa kali bocor razia oleh tim gabungan di ex lokalisasi lembah durian atau yang akrab disebut merong yang berlokasi di jalan Negara Muara Teweh – Puruk Cahu tepatnya di Km 3,5 Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah (Kalteng) ini yang masih buka.

Bacaan Lainnya

Kemudian mendapat laporan masyarakat tentang masih maraknya atau masih bukanya lokalisasi lembah durian Merong yang terjadi di Wilkum Polres Barito Utara, kembali jajaran Polres Barut melakukan razia. Senin 31/05/2020 pukul 22.00 WIB.

Kapolres Barut AKBP Dodo Hendro Kusuma, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang, S.I.K membenarkan telah mengamankan seorang pemilik wisma flamboyan TS (55) sekaligus sebagai mucikari beserta diduga seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial SF (28) di tempat kejadian perkara (TKP).

Diuraikan Kasat Reskrim peristiwa pengungkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat kalau di Ex lokalisasi merong yang sudah di tutup oleh Pemda Barito Utara masih ada praktek Prostitusi.

” Sekira pukul 22.00 WIB termonitor di lokasi merong ada 2 (Dua) orang laki-laki yang mengendari sepeda motor singgah dan masuk ke dalam wisma plamboyan, selanjutnya kami datangi ke wisma tersebut dan di dapatkan di dalam kamar satu orang laki- laki dan satu orang wanita selanjutnya kami gedor kamar tersebut didapatkan satu orang laki-laki,” terang Kasat.

Sedangkan untuk perempuanya lari lewat pintu belakang dan dilakukan pengejaran namun tidak dapat, kemudian dilakukan introgasi terhadap laki-laki yang berada di dalam kamar dan yang bersangkutan mengakui kalau menjadi tamu (lelaki hidung belang) dari wanita yang lari tersebut,” uncapnya.

Berdasarkan keterangan laki tersebut untuk jasa pembayaran setelah melakukan hubungan badan bersama wanita tuna susila (WTS) tersebut di bayarkan langsung kepada wanita penghibur yang melayaninya bukan kepada mucikari (pemilik wisma).

Selanjutnya petugas memasang garis police line di wisma tersebut dan membawa pemilik wisma serta satu orang wanita yang di duga adalah wanita penghibur tersebut ke Polres Barito Utara untuk dimintai keterangan apabila ada di temukan adanya pelaku tindak pidana akan dilakukan proses lebih lanjut,” tutup Kasat yang murah senyum ini. (Iwan)

Source:

Pos terkait