MADIUN, terbitan.com – Polres Madiun Kota menggelar Rapat Koordinasi Eksternal Operasi Aman Suro 2025. Kegiatan itu dalam rangka mengantisipasi potensi konflik sosial dan menjaga stabilitas keamanan selama bulan Suro.
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung GCIO, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Kamis (12/5/2025) dihadiri oleh jajaran Forkopimda Rayon V Madiun serta para ketua umum perguruan pencak silat.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah awal dalam menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan saat melaksanakan tradisi Suroan dan Suran Agung yang kerap kali menimbulkan gesekan antar kelompok.
“Rakor kali ini diikuti oleh polres jajaran Korwil V Madiun, membahas kesiapan menghadapi kegiatan Suroan dan Suran Agung,” ungkap AKBP Wiwin,Kamis (12/06)
Menurut Kapolres, dalam menjaga keamanan saat momen di bulan suro itu membutuhkan peran masing-masing perguruan dalam menjaga keamanan anggotanya selama kegiatan berlangsung.
“Harapan kami, ada kesamaan persepsi terkait kewajiban setiap ketua umum perguruan dalam mengamankan warganya masing-masing,” lanjutnya.
Kapolres menyebut, akan ada rakor lanjutan di tingkat Polda Jawa Timur pada minggu depan. Rakor tersebut akan mempertemukan seluruh ketua umum perguruan silat se-Jawa Timur guna menyatukan komitmen dalam menciptakan suasana kondusif di seluruh kabupaten dan kota.
“Rakor ini menjadi bentuk sinergi nyata antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kedamaian selama momen penting yang sarat nilai budaya dan keagamaan tersebut,” tutup Kapolres.
Dalam menjaga kondusifitas, nantinya juga akan digelar operasi Aman Suro 2025 yang rencananya melibatkan bantuan dari unsur TNI, satuan pengamanan lainnya, serta dukungan dari Pemerintah Kota dan Kabupaten setempat. Terkait jumlah personel yang akan diterjunkan, Kapolres menyebut masih dalam pembahasan lebih lanjut.
Kamis, 12 Juni 2025 19:56 WIB


