NGAWI, terbitan.com – Kemarau panjang mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Ribuan warga di sejumlah wilayah kini mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut membuat warga terpaksa mengandalkan bantuan distribusi air bersih dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau berlangsung.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ngawi, Yudha Herlambang, mengatakan puncak musim kemarau terjadi pada September hingga Oktober 2026. Seiring berlanjutnya musim kering, wilayah yang terdampak kekeringan juga semakin meluas.
“Sebelumnya jumlah yang terdampak hanya empat dusun. Saat ini sudah mencapai 28 dusun di 21 desa pada tujuh kecamatan,” ujar Yudha, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, jumlah warga yang terdampak krisis air bersih saat ini mencapai 4.403 jiwa.
Sejumlah wilayah bahkan mengalami kondisi yang cukup parah. Di antaranya Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Desa Kerek, Kecamatan Ngawi, serta empat dusun di Kecamatan Bringin.
Sementara itu, kesulitan mendapatkan air bersih juga dilaporkan terjadi di sejumlah dusun di Kecamatan Kasreman dan Karanganyar.
Yudha menjelaskan, kondisi geografis menjadi salah satu faktor yang membuat sejumlah wilayah di Ngawi rentan mengalami kekeringan setiap musim kemarau.
“Karena areanya berada di perbukitan kapur, jadi langganan setiap tahun kesulitan air bersih saat musim kemarau,” ungkapnya.
Menghadapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Ngawi terus melakukan langkah penanganan dengan mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak.
BPBD Ngawi juga berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur serta sejumlah instansi terkait untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama kemarau berkepanjangan.
Sejumlah truk tangki air bersih dan tandon juga disiagakan untuk mendukung distribusi air ke wilayah yang mengalami krisis.
“Kita terus berkoordinasi untuk penanganan bencana kekeringan dampak kemarau berkepanjangan di Kabupaten Ngawi,” pungkas Yudha.



