NGAWI, terbitan.com – Upaya mendorong pertanian yang produktif sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan terus dilakukan di Kabupaten Ngawi. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan Tahun 2026 yang digelar di Desa Pojok, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, September 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan”. Bimtek menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat, khususnya petani, mengenai penerapan pola pertanian yang lebih ramah terhadap lingkungan dan berkelanjutan.
Kepala Desa Pojok, Sunarno, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh melalui bimtek diharapkan dapat diterapkan secara nyata oleh para petani di lapangan.
“Kami sangat mendukung kegiatan Bimtek Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan ini. Harapannya, ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan oleh para petani, sehingga pertanian di Desa Pojok semakin produktif, efisien, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Sunarno.
Ia menegaskan, pembangunan sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil panen, tetapi juga perlu memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
“Kami ingin pertanian di Desa Pojok terus berkembang, tetapi tetap memperhatikan lingkungan. Dengan pertanian yang berkelanjutan, kami berharap kesejahteraan petani juga semakin meningkat,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para petani semakin memahami pentingnya pengelolaan pertanian yang memperhatikan kondisi tanah, air, serta lingkungan sekitar.
Bimtek ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas petani dan mendorong terciptanya sistem pertanian yang produktif, ramah lingkungan, serta dapat dipertahankan untuk generasi mendatang.


