Polisi Menciduk Karno als Nono, Pelaku Penipuan Bermodus Bisa Selesaikan Perkara di Polisi

MUARA TEWEH, terbitan.com – Jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Barito Utara, Polda Kalimantan Tengah, menciduk satu pelaku penipuan dengan menawarkan jasa untuk membantu keluarga yang tengah terjerat kasus di Polres Barito Utara, yaitu Karno als. Nono (38) Warga Jalan Keladan RT.06 RT.02, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah.

Nono ditangkap oleh Jajaran Reskrim Polres Barito Utara di Jalan Yetro Sinseng, Gg. Bahagia, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rabu 18/03/2020 Skj. 17.15 WIB.

Baca Juga :

Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang mewakili Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kesuma membenarkan,” Nono ditangkap atas dasar laporan Polisi Nomor: LP/L/37/RES.1.11/III/2020/Polda Kalteng/Polres Barut, pada tanggal 18 Maret 2020 tentang telah terjadinya TP Penipuan, dengan korban Sri Paryanti yang peristiwanya terjadi sekitar bulan Februari 2020 di Muara Teweh, Barito Utara,”Ucapa AKP Kristanto Situmeang, Kamis (19/3/2020).

Lanjut Kasat, Jalannya Kejadian itu pada awalnya pelapor ingin meminta bantuan kepada terlapor untuk mencarikan solusi hukum yang menimpa anak pelapor Ariny yang sedang menjalani proses penyidikan oleh Sat Reskrim Polres Barut.

Kemudian terlapor menyampaikan bahwa memiliki kenalan yang dapat mengurus perkara yang sedang dijalani oleh anak pelapor untuk mengurus perkara tersebut dan terlapor meminta uang kepada pelapor.

Karena terlapor dapat meyakinkan pelapor sehingga pelapor terbujuk untuk memberikan uang kepada terlapor secara bertahap melalui tranfer dengan total Rp. 13.3 juta.

” Setelah uang di transfer kepada terlapor, perkara yang sedang dijalani oleh anak terlapor tetap berjalan dan penyidik Sat Reskrim Polres Barut melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Ariny,” jelas AKP Kristanto.

Kemudian papar AKP Kristanto, pelapor berusaha menghubungi terlapor melalui HP, namun terlapor susah dihubungi dan selalu mengatakan sedang tidak berada di Muara Teweh. Pelapor merasa kecewa karena apa yang semula dijanjikan tidak sesuai kenyataan, atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 13.3 juta.

” Setelah melalui penyelidikan dan profiling terhadap tersangka Karno alias Nono, Unit Buser Polres Barut berhasil menangkap tersangka pelaku pada Hari Rabu Tanggal 18 Maret 2020 pukul 17.15 WIB, di Jalan Yetro Sinseng, Gang Bahagia, Kelurahan Lanjas,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka membenarkan telah menerima uang senilai Rp. 13.3 juta yang dikirim melalui transfer dari rekening Sri Parayanti (orang tua Ariny_red) Ke rekening tersangka secara bertahap.

” Tersangka menjamin bahwa anak korban atau pelapor bisa bebas dari masalah hukum. Dari uang yang diterima tersebut, telah digunakan oleh tersangka untuk kepentingan pribadi sebesar Rp. 10.3 juta, dan sisa yaitu Rp 3 juta diberikan kepada Fadil (masih pencarian) untuk pengurusan perkara Ariny.” jelasnya.

Barang bukti yang kita amankan berupa 1 berkas print out transaksi keuangan rekening milik korban atau pelapor atas nama Sri Parayanti yang didalamnya tercantum bukti transfer ke rekening atas nama Karno.

” Atas penipuan yang ia lakukan, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dengan tuduhan penipuan,” pungkas AKP Kristanto Situmeang.(Iwan)

Terbitan Terkait