Sempat Dibantah Kasus Pemukulan Terhadap DN Yang Diduga Dilakukan Ketua KPPAD Kalbar Berlanjut

  • Bagikan

PALANGKA RAYA,terbitan.com – Meski sempat memberikan pernyataan di beberapa media di Pontianak, Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat ( Kalbar) Eka Nurhayati Iskak yang membantah telah melakukan pemukulan terhadap DN, namun kasus dugaan pemukulan tersebut berlanjut.

Karena pihak penyidik Polres Pontianak sudah memanggil DN atau EH untuk dimintai keterangan terkait dugaan pemukulan terhadap dirinya.

Didampingi Kuasa Hukumnya Fitri, DN dimintai keterangan selama 1 jam dengan kurang lebih 10 pertanyaan di unit Tipiter Polres Pontianak pada Selasa 23 Maret 2021.

Baca juga:  Bupati Bondowoso Digugat Bawahannya di PTUN Surabaya

Melalui kuasa hukumnya DN menyatakan kalau dirinya diperiksa perihal kronologis pemukulan terhadap dirinya yang diduga dilakukan oleh Ketua KPPAD KALBAR Eka Nurhayati Iskak pada 24 Februari 2021 lalu.

” Iya Klien saya ( DN Red) sudah dimintai keterangan oleh pihak Polres Pontianak,Klien saya tadi juga menceritakan kronologis pemukulan atau penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Ketua KPPAD Kalbar Eka Nurhayati Iskak” Jelas Fitri melalui ponsel, Rabu 24 Maret 2021.

Baca juga:  Jamilah Anggota DPRD Barut, Minta Polisi Mengusut Tuntas Pencemaran Nama Baiknya di Proses Secara Hukum

Fitri juga menjelaskan kalau kliennya DN memgaku dicaci maki dengan kata kata kasar dan diterjang oleh oknum tersebut ( Eka Nurhayati Iskak.red) dengan menggunakan kakinya dan mengenai paha kiri DN, kemudian DN dipukul 2 kali dibagian pipi dengan menggunakan HP.

” Semua itu terjadi saat klien saya sedang menunggu untuk diperiksa sebagai saksi di ruangan unit PPA Polres Pontianak,dan ada penyidik serta bebera saksi lain” Lanjut Fitri

Baca juga:  Jamilah Anggota DPRD Barut, Minta Polisi Mengusut Tuntas Pencemaran Nama Baiknya di Proses Secara Hukum

Akibat peristiwa penganiayaan tersebut DN sempat kesakitan dibagian paha dan memar dibagian pipi ” Saya meminta kepada pihak Kepolisian untuk segera memeriksa oknum yang tak sepantasnya melakukan penganiayaan terhadap DN karena negara kita negara hukum dan tak ada yang kebal hukum” Pungkas Fitri . ( Sgn )

  • Bagikan