Usup Pelaku Pembacokan di Depan Losmen Marindu Muara Teweh Diciduk Polisi

MUARA TEWEH, Terbitan.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Bario Utara menangkap tersangka YPB alias Usup (28), Pelaku pembacokan terhadap Ahmad Riadi, pada hari Kamis tanggal 10 Januari 2019 lalu, di depan Penginapan Marindu, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Minggu (19/1/2020) sekitar pukul 21.30 wib

Kasat Reskrim, AKP Kristanto Situmeang, mewakili Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kesuma, dalam keterangannya kepada wartawan, membenarkan penangkapan tersebut, polisi menangkap Usup di Taman Lampion, Jalan Wirapraja, Muara Teweh. ” Selama seminggu lebih, Unit Buser mencari tersangka ke rumahnya dan beberapa kerabat, tetapi tidak ada,” ucap Kristanto.

Baca Juga :

Tindak pidana penganiayaan terjadi Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 02.30 WIB. di depan Penginapan Marindu, Akhmad Riadi saat itu sedang bermain HP dan duduk diteras Penginapan Marindu, tiba-tiba didatangi oleh dua orang laki-laki tidak dikenal kemudian salah satu orang membacok korban secara membabi buta sehingga korban mengalami tujuh luka pada paha sebelah kiri, telinga sebelah kanan, kepala serta lengan sebelah kiri,” ujar Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang, Senin (20/1/2020).

Lanjut Kasat Usup, tinggal di Jalan Fungsi Tunggal, Kelurahan Melayu, berdasarkan rekaman CCTV serta meminta keterangan saksi-saksi, dan hasil penyelidikan, didapat kesimpulan bahwa penganiayaan terhadap korban Akhmad Riadi tersebut diduga kuat dilakukan oleh Usup.

AKP Kristanto Situmeang memaparkan, tersangka Usup telah mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban yang tidak dikenal dan tidak diketahui namanya dengan cara membacok secara berulang-ulang dengan menggunkan parang.

” Ia melakukan penganiayaan terhadap korban karena sebelumnya korban telah memukul tersangka beberapa kali. Saat itu tersangka melihat ada beberapa oramg yang sedang meminum minuman di depan Penginapan Marindu, kemudian tersangka ikut bergabung,” jelasnya.

Selang beberapa menit papar Kasat, tanpa alasan yang jelas korban memukul tersangka beberapa kali sehingga membuat tersangka merasa kesakitan dan kemudian tersangka pulang.

” Sampai di rumah, tersangka menyampaikan kejadian tersebut kepada keluarganya yang bernama Sukardi, Kemudian mereka berdua mendatangi Penginapan Marindu dengan membawa parang,” uangkapnya.

Sesampainya di depan Penginapan Marindu ungkap Kasat, orang yang telah memukul tersangka sedang duduk sambil bermain HP. Tanpa berkata-kata, tersangka langsung membacok korban secara berulang-ulang mengenai bagian tubuh korban. Selasai membacok korban, tersangka membuang parangnya ke Sungai Barito tidak jauh dari TKP.

” Menurut pengakuan Usup, keluarganya yang bernama Sukardi tidak ikut melakukan penganiayaan. Dan saat ini Sukardi berada di daerah Kutai Barat, Kaltim,” katanya.

Usup telah di tetapkan sebagai tersangka dan di tahan, Karena perbuatannya kami terapkan Pasal Pasal 351 ayat (2) KUH Pidana. ” Adapun barang bukti sementara belum ada barang bukti yang disita,” pungkasnya. (Iwan)

Terbitan Terkait