Istighosah Kubro Dan Pengajian Dalam Rangka Harlah NU Ke 98.

  • Bagikan
Caption : Saat Iatighosah Kubro di Kantor MWC NU Nonggunong (foto:Wan)

SUMENEP, terbitan.com – Berbagai langkah dan ikhtiar terus dilakukan MWC NU Nonggunong dan PAC GP Ansor Nonggunong dalam menangkal penyebaran virus Corona (Covid-19)Ikhtiar secara medis, sosial, ekonomi, serta ikhtiar spiritual sesuai agama masing-masing dilakukan untuk penanganan Covid-19. Sabtu (27/2/21)

Dalam segi ikhtiar spiritual, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) menggelar istighosah kubro dan Pengajian yang dilakukan bersama Badan otonom NU se kecamatan Nonggunong

“Untuk masyarakat Nonggunong dan di manapun berada, maka ikhtiar yang akan kami lakukan bersama masyayikh dan ulama dalam kordinasi MWCNU Nonggunong K.H Sihabuddin Imam Selaku Ketua MWC NU Nonggunong mengajak seluruh masyarakat Nonggunong dan masyarakat yang bisa mengikuti istighosah dan Pengajian ini bersama- sama berdzikir mohon kepada Allah agar virus Covid-19 diangkat dari bumi Indonesia dan Sapudi pada khususnya.

Kemungkinan ini adalah istighosah Kubro dan Pengajian yang pernah dilakukan di Nonggunong dengan konsep Protokol Kesehatan,” Ujar Ketua MWC NU Nonggunong dalam keterangannya.

Istighosah Kubro dan Pengajian yang pertama kali diselenggarakan di Nonggunong Dengan konsep Protokol Kesehatan tersebut rencananya akan disiarkan secara langsung melalui yutube Tropong GP Ansor Nonggunong.

Selain dari itu,”Muhammad Muhni Ketua Panitia Harlah NU Ke 98 juga Menyampaikan ” istighosah Kubro dan Pengajian ini dilakukan untuk menjaga physical distancing, jaga jarak , agar para jemaah juga dapat berdoa dengan penuh keikhlasan, kekhusyukan tanpa perlu khawatir akan kondisi kesehatan.

“Tentu kami berharap bahwa ada proses diseminasi berikutnya, Ini adalah munajat kita kepada Allah SWT Kita mohon kepada Allah, semoga doa kita diijabah. Agar Masyarakat Indonesia sehat, Masyarakat Sapudi sehat, dan badai Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT dari Bumi Madura dan Sumenep,” jelas Muhammad Muhni.

Muhammad Muhni juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan istighosah dan Pengajian ini bertepatan dengan Bulan Rajab, di mana Allah mengiijabah doa-doa hamba-Nya yang memohon pertolongan kepada-Nya. Ia berharap dengan istighosah ini, akan menjadi pintu pembuka untuk keselamatan Masyarakat Indonesia, mudah-mudahan kebersamaan kita, keikhlasan kita, kekhusyukan kita dalam beristighosah di terima disisinya.”dan kita bisa terbebas dari Covid-19 di Sapudi khususnya Warga Nonggunong dan sekitarnya.”pungkasnya.

  • Bagikan