Alien Mus anggota DPR-RI Komisi IV Lakukan Safari Gemarikan di Kepsul

  • Bagikan
Alien Mus, Anggota DPR-RI Komisi IV

SANANA, Terbitan.com – Alien Mus anggota DPR-RI Komisi IV┬ádapil Provinsi Maluku Utara (Malut) lakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) dengan mensosialisasikan, safari gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) dengan moto makan ikan,sehat ,kuat dan cerdas.

Kegiatan ini turut hadir juga Pejabat sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, Idham Umasangaji, diikuti serta juga dari Dirut Kementrian Perikanan, Dinas Perikanan Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten Kepulauan Sula, yang di selenggarakan di resto cakalele, Rabu (28/10/2020).

Dalam acara gemarikan anggota DPR – RI Komisi IV ini mengajak masyarakat untuk selalu memakan ikan” kita harus banyak makan ikan karena proteinnya ini baik untuk pertumbuhan anak, sehingga bisa menurunkan angka terjadinya stunting pada anak di usia dini, “ucapnya

Baca juga:  Penjelasan RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang Terkait Laporan Ke Kejati Babel

Dalam acara gemarikan ini, Alin Mus ini lebih fokuskan kepada stunting, namun angka komsusmsi ikan tinggi dan angka stunting ini malah setara, sehingga penyebabnya,” adalah karena stunting ini terjadi ketika ibu- ibu yang masi dalam proses mengandung, kurang mengonsumsi ikan, tetapi yang terjadi disini malah konsumsi ikan tertinggi bukan di makan oleh anak- anak tapi malah orang dewasa” tukas Alien Mus.

Sementara itu, Pejabat sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Idham Umasangaji sangat apresiasi dengan kegiatan yang dilakukan oleh anggota DPR RI Komisi IV
ini yang telah bekerja sama dengan kementrian kelautan dan perikanan untuk menyuarakan masyarakat makan ikan (gemarikan).

Baca juga:  BMKG Malut, Waspada Gelombang Tinggi Pada Malam Hari

“Kami pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sula sangat mendukung apa yang di kerjakan disini, namun untuk stunting beberapa Minggu lalu, kami suda melakuka rembug di sini dan untuk stunting sendiri harus di dukung oleh berbagi sektor, mulai dari pertumbuhan, perkebunan, ketahan panganan dan perikanan dan ini harus teritrigasi dan peran media juga penting untuk mensosialisasikan tentang ikan,” ujar Idham Umasangaji

Lanjut Idham,” kami punya sumberdaya perikanan yang cukup besar bila di bandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Maluku Utara, kami urutan ketiga, kemudian juga nanti di program Ling di 2021 Kabupaten Kepulauan Sula juga masuk, sehingga kami siap memberikan dukunagn dan kami pihak Kabupaten akan menyiapkan lahan untuk pembaguna kolstor, Karana faktor utama di Sula tidak berkembangnya nelayan ini adalah masalah kolstor, sehingga nelayan banyak menjual hasil tangkapan mereka di lautan untuk membawa kedarat pun tidak ada es”tutupnya.{Cho}

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: