Benarkah Kontraktor di Sampang Banyak Belum Sadar?

  • Bagikan
Managemen PT. Sejahtera Jaya Alim Mix

SAMPANG, Terbitan.com – Melihat perkembangan pembangunan di Kabupaten Sampang sudah mengalami peningkatan khususnya di bidang Infrastruktur Jalan yang tak lagi menggunakan lapisan penetrasi dan sudah menanjak ke betonisasi atau ready mix.

Namun, tak dapat dipungkiri masih banyak pengerjaan proyek betonisasi atau ready mix yang masih dikerjakan secara asal-asalan atau dugaan kenakalan para kontraktor masih tetap seperti sebelum-sebelumnya.

Menanggapi hal itu Komisaris Utama PT. Sejahtera Jaya Alim Mix, H. Ali Mukaddas Said selaku salah satu penyedia ready mix di Kabupaten Sampang mengatakan masih banyak yang harus dibenahi di wilayahnya, ia menyebut meski tidak semua tapi masih banyak kontraktor yang tidak amanah dalam melaksanakan kegiatan.

Baca juga:  Terkait Tertumpahnya Batu Bara Ditengah Jalan Jembatan Wahay,Ini Kata Management PT.MME

“Kami sebetulnya masih baru dua tahun ini berkontribusi untuk membantu menyediakan produk betonisasi pembangunan di Kabupaten Sampang, khususnya ready mix, tapi memang benar banyak yang kami alami dari permintaan pelaksana kegiatan yang bermacam-macam,” ujarnya, Senin (04/01/2021).

Dijelaskannya, meski tidak menyebut satu persatu menurutnya masih banyak pelaksana kegiatan atau kontraktor yang meminta akan memesan di tempatnya asal mau menuruti permintaannya.

Baca juga:  Kejari Barito Utara,Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi

“Ada juga kok yang misalnya harus K-300 mau pesan K-200 dengan meminta Surat Jalan K-300, tapi kami tetap menolak, selain kami tidak mau terlibat, kami ingin tetap menjaga mutu yang nantinya akan menjadi penilaian masyarakat secara kualitas,” jelasnya.

Ia berharap demi kemajuan dan perubahan pembangunan di Kabupaten Sampang untuk menjadi pembangunan yang berkualitas dan tahan lama, para kontraktor juga memiliki kesadaran untuk membangun Kabupaten Sampang.

Baca juga:  Terkait Tertumpahnya Batu Bara Ditengah Jalan Jembatan Wahay,Ini Kata Management PT.MME

“Kami harap kontraktor juga sadar, tidak hanya mementingkan profit orientied/ keuntungan semata. Bagaimana pembangunan di Sampang akan berkualitas lebih baik dan tahan lama, jika kontraktor yang merupakan ujung tombak masih mementingkan keuntungannya sendiri,” pungkasnya. (Adie)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: