MADIUN, terbitan.com – Meski panas matahari terasa menyengat siang itu, Kepala Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Paijo, tampak sumringah. Ia antusias menyambut kedatangan pimpinan daerah di wilayahnya, Selasa (13/10/2026).
Untuk kesekian kalinya, Desa Metesih mendapat kunjungan Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari kegiatan sinkronisasi program pemerintah daerah dengan program yang dijalankan pemerintah desa.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta, di antaranya Camat Jiwan Puguh Wijayanto, jajaran perangkat desa, serta tokoh masyarakat.
Sinkronisasi dilakukan untuk memastikan program pembangunan di tingkat kabupaten dapat berjalan searah dengan program pemerintah desa. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan di wilayah Kecamatan Jiwan diharapkan lebih terarah, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Madiun memaparkan enam program andalan yang tengah digencarkan, yakni Master Cete (Masyarakat Terdidik, Cerdas, dan Terampil), Pepes (Petani Peternak Sejahtera), Program Hadi (Handal dalam Infrastruktur), serta Mas Har (Masyarakat Sejahtera, Hidup Aman dan Rukun).
Selain itu, terdapat Mas Pur (Masyarakat Segar, Panjang Umur) dan Kaliber (Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan).
Di hadapan peserta, Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Seluruh program, kata dia, harus dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku.
Sinkronisasi diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih program maupun kegiatan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Dengan koordinasi yang baik, pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta tepat sasaran.
Hari Wuryanto juga menjelaskan bahwa program-program unggulan Pemkab Madiun tersebut tidak disusun secara asal. Setiap program telah melalui proses kajian dan mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat.
Berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Madiun, yang dikenal sebagai Bumi Kampung Pesilat, menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan program tersebut. Harapannya, program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Sementara itu, Kepala Desa Metesih Paijo menyambut baik kegiatan sinkronisasi tersebut. Ia berharap berbagai program andalan Pemkab Madiun dapat segera diimplementasikan di Desa Metesih sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa menjadi penting agar program pembangunan dapat berjalan berkesinambungan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga.



