PWI Sampang Kantongi 2 Nama Calon Kategori Kecamatan Terburuk

  • Bagikan
Pengurus dan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang saat melakukan penilaian di Kecamatan Tambelangan.

SAMPANG, Terbitan.com – Dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang menggelar banyak kegiatan termasuk lomba inovasi pelayanan publik mulai tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Pemerintahan Desa.

Giat yang saat ini telah memasuki tahap penilaian di tingkat Kecamatan dan Desa itu kini mulai menjadi perhatian bagi setiap instansi terkait, lantaran akan ada yang masuk di kategori terburuk khususnya di tingkat Kecamatan.

Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, Fathor Rahman, menurutnya di tingkat Kecamatan selain kategori lomba kebersihan juga dilombakan partisipasi Desa terbanyak dalam mengikuti lomba Inovasi Pelayanan Desa.

Baca juga:  Dinobatkan Sebagai Bapak Pembangunan oleh PWI Jatim, Bupati Sampang: Ini Beban

“Jadi untuk kecamatan memang untuk Kecamatan ada dua kategori lomba, selain kebersihan kita juga lombakan partisipasi Desa terbanyak dalam ikut lomba inovasi Desa, dan itu kami nilai secara persentase karena jumlah Desa di setiap Kecamatan tidak sama,” ujarnya saat ditemui terbitan.com, Rabu (17/02/2021).

Disampaikan Mamang sapaan akrab Ketua PWI Sampang, akan ada sedikit sanksi bagi Kecamatan yang kurang efektif dan tidak peduli pada wilayahnya.

“Tujuan kami untuk menyinergiskan antara pemerintah Kabupaten, Kecamatan dengan Desa, dan bagaimana Camat bisa melakukan pembinaan pada pemerintah Desa dalam berinovasi dalam melayani rakyatnya,” jelasnya.

Baca juga:  Silaturahmi Dengan Insan Pers, Kabidhumas Polda Kunjungi Kantor IPJI Kalteng

Menurutnya akan ada Punishment bagi kecamatan yang kotor dan tidak terawat serta tidak kooperatif dalam berkoordinasi dengan Desa, sehingga menyebabkan Desa banyak tidak peduli terhadap pelayanan.

“Selain penghargaan untuk tiga Kecamatan terbaik, kami juga menyiapkan kategori tiga Kecamatan terburuk, dan itu sesuai instruksi Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melalui Sekretaris Daerah (Sekda) H. Yuliadi Setiawan,” tandasnya.

Sedikit bocoran darinya, selama melakukan penilaian pihaknya mengaku sudah mengantongi dua nama Kecamatan yang masuk pada calon kategori Kecamatan terburuk, namun dirinya enggan menyebut Kecamatan mana yang ia maksud.

Baca juga:  Pasang Papan Cor, Pra TMMD ke 110 Kodim 1510/Sula Bersama Warga Persiapan Pengecoran Talud

“Penilaian sedang berlangsung terakhir pada tanggal 20 Februari 2021 ini, dari tiga terburuk sejauh ini kita juga sudah punya dua nama Calon kategori Kecamatan terburuk, untuk lengkapnya nanti kita umumkan di puncak acara,” pungkasnya. (Adie)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: