Pamer Alat Kelamin Melalui Video Call, MH di Desa Klabang Agung Bondowoso Dilaporkan ke Polisi

  • Bagikan
BLUR: Foto Pelaku

BONDOWOSO, Terbitan.com – MH, resmi dilaporkan ke polisi oleh warga setempat atas dugaan memproduksi dan menyebarkan konten pornografi.

Pasalnya, MH warga Desa Klabang Agung, Kecamatan Tegalampel, Bondowoso ini memamerkan alat kelaminnya dalam panggilan atau video call dengan seorang perempuan yang sama-sama bugil.

Akhirnya, J melaporkan MH ke polisi karena diduga melakukan perbuatan pornografi dan beredar luas pada tanggal 19 Oktober 2020.

“Warga sangat resah oleh perbuatan MH dengan beredarnya rekaman video call sek dengan seorang perempuan yang juga bugil tanpa sehelai pakaian,” kata Abdul Khalik SH penasehat hukum J.

Lanjut Abdul Khalik menjelaskan bahwa pada Minggu 25 Oktober 2020 dirumah MH ada selamatan selapanan cucunya.

Baca juga:  Bupati Bondowoso Digugat Bawahannya di PTUN Surabaya

“Pada waktu itu, hampir wemua orang yang hadir membantu didapur membicarakan tentang beredarnya video MH,” terangnya.

Bahkan, kata Khalik, sampai ada yang menonton menggunakan HP. Namun MH terkesan cuek walau sudah beredar luas di masyarakat desa Klabang Agung.

Baca juga:  Jamilah Anggota DPRD Barut, Minta Polisi Mengusut Tuntas Pencemaran Nama Baiknya di Proses Secara Hukum

Kendati demikian, setelah banyak yang menonton dan mengomentari video tersebut. Bahkan ada yang bilang “Mak tager abengkang engak rowah MH jiyeh’ (madura red)

Sejatinya, pelapor J menyadari bahwa video tersebut sangat membahayakan dan sangat kwatir pelapor sebagai seorang ibu dan takut anak muda desa Klabang Agung meniru perbuatan terlapor MH.

“Pelapor melaporkan perbuatan terlapor sebagai perangkat desa waktu itu sangat tidak pantas telah memberikan contoh yang tidak benar,” ungkap Khalik.

Apalagi perbuatan terlapor lebih lanjut Khalik, sangat bertentangan dengan agama dan norma yang berlaku di masyarakat.

Baca juga:  Wabup Irwan Apresiasi Desa Penambangan Menjadi Desa Sadar Statistik

“Untuk itu mohon kepada Kapolree Bondowoso Cq. Kasat Reskrim melakukan penyelidikan sebagai dimaksud dalam pasal 106 undang – undang pornografi nomor 8 tahun 1981, karena perbuatan terlapor sangat membahayakan,” pungkasnya.

  • Bagikan