Puskesmas Desa Buya Kepsul Gelar Sosialisasi Pencegahan Covid-19  

SANANA, Terbitan.com – Puskesmas Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Sosialisasi antisipasi penyebaran virus Corona sore ini di Panggung serbaguna, Rabu (25/03/20)

Turut hadir dalam sosialisasi antisipasi penyebaran virus Corona itu, Kepala Desa Buya, Mahfi Sapsuha, Petugas Kesehatan Puskesmas Mangoli Selatan, Dr. Paulus Stephen, serta Forpimdes setempat telah berupaya memberikan pemahaman bahaya Corona dan langkah pencegahannya.

Baca Juga :

Pejabat Kepala Desa Buya, Mahfi Sapsuha menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai tindak lanjut penegasan – penegasan yang dilakukan mulai dari Presiden kemudian kementerian dalam negeri, kementerian kesehatan sampai ditingkat Bupati terkait pencegahan corona.

Saat ini langkah strategis berupa tindakan preventif atau pencegahan, sebab jika sudah terinveksi maka susah proses penyembuhannya, apalagi belum ditemukan vaksin untuk mengobati, serta biaya pengobatan yang tidak murah ditambah resiko penularannya terhadap saudara dan orang terdekat, “ujarnya.

Sementara itu, Petugas Kesehatan Puskesmas Mangoli Selatan, Dr.Paulus Stephen mengatakan yang paling inti dari kegiatan hari ini masyarakat diharapkan bisa mengantisipasi diri dari wabah virus Corona.

“Semoga dengan kegiatan ini tentunya masyarakat bisa memiliki antisipasi dirinya dalam penanganan atau pencegahan Covid-19 dan juga masyarakat mengerti dan tau tentang apa itu Covid-19 dan bagaimana cara mencegahnya” tambahnya.

Dengan demikian, Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada diwilayah Desa Buya utamakan dan kalahkan pencucian tangan dengan sabun di air mengalir, kemudian kurangi keluar rumah, kurangi menuju tempat – tempat ramai, kurangi berkumpul – kumpul, “katanya.

“Untuk itu bagi anak atau saudara yang datang dari luar wilayah Desa Buya agar segera melaporkan ke aparat desa sekitarnya dalam hal ini kepala dusun agar bisa dipantau keberlanjutannya, apabila mengalami gejala segera diperiksakan diri dan bila terdapat gejala – gejala yang mengarah segera melakukan fisaligal stenting atau berada di rumah selama 14 hari, “himbaunya.

“Harapan saya untuk masyarakat bahwa apa yang sudah kami sampaikan hari ini di tindak lanjuti” pungkasnya. {GNS}

Terbitan Terkait