Paksa Masuk Sekolah Saat Sakit, Kepsek di Sampang Meninggal Dunia

  • Bagikan

SAMPANG, Terbitan.com – Diduga memaksakan diri untuk masuk kerja, Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Tamberu Daya 3, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang beredar, Argojoyo Kepala Sekolah SDN Tamberu 3 sempat sakit beberapa hari sebelumnya dan tidak masuk kerja. Namun, karena ada hal penting yang perlu di tanda tangani ia memaksakan diri untuk masuk sekolah hingga akhirnya tutup usia.

Kapolsek Sokobanah, Kabupaten Sampang, AKP. Engkos Sarkosi, mengatakan Kepala Sekolah tersebut sempat tidak masuk sekolah karena sakit selama dua hari.

Baca juga:  Dandim 0828 Sampang Kunker Koramil ll Tambelangan Santuni Anak Yatim

“Dua hari sebelumnya tidak masuk karena sakit. Tapi, karena ada dokumen yang harus ia tanda tangani akhirnya dia memaksakan diri masuk sekolah tanpa ada yang mengantar,” ungkapnya pada wartawan.

Dijelaskan Kapolsek, setelah menyelesaikan dokumennya ia sempat ditawarkan oleh guru di sana untuk diantar pulang. Namun, menurutnya yang bersangkutan tidak mau hingga akhirnya ia pulang sendiri.

Baca juga:  Dinobatkan Sebagai Bapak Pembangunan oleh PWI Jatim, Bupati Sampang: Ini Beban

“Akhirnya meninggal di jalan, karena sempat pulang sendiri tidak mau diantar oleh guru, sekitar 300 meter dari Sekolah ia akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, menurutnya Dinas ikut berduka atas meninggalnya Kepala Sekolah Dasar Tamberu Daya 3.

“Ia mas kami ikut berduka, kemarin beliau meninggal saat memaksakan diri masuk sekolah saat dirinya sedang sakit, ia meninggal saat akan pulang, dan masih belum jauh dari lingkungan Sekolah,” singkatnya, Rabu (14/10/2020). (Adie)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: