PAMEKASAN, terbitan.com – Warga Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan bersorak gembira saat truk pembawa air bersih masuk ke kampung mereka, Rabu (21/10/2026).
Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan Kodim 0826/Pamekasan melalui program TMMD ke-130 untuk membantu warga yang sudah berbulan-bulan kesulitan air akibat kemarau panjang.
Air tersebut disalurkan ke tandon milik Abdurrahman atau akrab disapa Pak Laili. Tandon sederhana berukuran 4×2 meter dengan kapasitas 5.300 liter itu sudah menjadi sumber air bersama bagi warga sekitar.
Tandon berdinding anyaman bambu berlapis plastik itu dibangun Pak Laili enam tahun lalu, bukan hanya untuk keluarganya, tapi untuk dipakai bersama warga.
“Tandon ini sudah enam tahun ada. Sejak Juli lalu kami di sini sangat kekurangan air bersih,” kata Pak Laili.
Meski memiliki penampungan sendiri, Pak Laili tak ingin menikmati air sendirian. Ia mempersilakan warga sekitar untuk mengambil air bersama.
“Air itu sumber kehidupan. Kita semua butuh air. Kalau tandon bisa dipakai bersama, kenapa harus pelit,” ujarnya.
Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif mengatakan, krisis air di Jarin mulai terasa sejak awal musim kemarau dan puncaknya terjadi pertengahan Agustus lalu. Hingga akhir Oktober, warga masih kesulitan mendapatkan air bersih.
“Warga sangat membutuhkan air bersih. Alhamdulillah dalam dua bulan terakhir kami dari TNI AD rutin menyalurkan bantuan air secara bergilir ke dusun-dusun yang membutuhkan,” kata Serda Syarif.
Menurutnya, bantuan air bersih ini merupakan bagian dari kegiatan non-fisik TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan sebagai bentuk kepedulian TNI AD kepada masyarakat di lokasi TMMD.
Bagi warga Kotalon, 5.000 liter air mungkin hanya cukup untuk beberapa hari. Namun bantuan itu sangat berarti di tengah kekeringan yang belum juga usai.



