HCW Desak Kejari Kepsul Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Marka Jalan

Irwan Mansur Kepala BPKAD Pultab

SANANA, terbitan.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara(Malut) ternyata diam-diam memberikan ijin mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Sula, Irwan Mansur diduga korupsi anggaran Marka Jalan melanjutkan studi Magister (S2).

Pasalnya, Irwan Mansur diduga terlibat dan ikut menikmati korupsi anggaran marka jalan tahun 2013 silam, senilai Rp. 300 juta, kasus tersebut ditangani Kejaksaan Negeri Sanana

Bacaan Lainnya

Mantan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sanana, Budi Hermansyah pada saat itu dihubungi, mengaku, dugaan kasus korupsi anggaran Marka Jalan yang melibatkan mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Sula, Irwan Mansur, hingga kini masih dalam proses pengumpulan bukti-bukti. “Irwan inikan sementara melanjutkan pendidikan S2, jadi kami masih menunggu sampai Irwan Mansur selesai baru kita proses,” janjinya.

Kasus itu mencuat dan mendapat tanggapan positif dari Lembaga Anti Korupsi HCW Maluku Utara. Melalui Wakil Direktur Bidang Pencegahan Lembaga Anti Korupsi HCW Maluku Utara, Rajak Idrus,

Kata Rajak, HCW akan mendorong Kajari Kepulauan Sula agar lebih fokus untuk menyelesaikan kasus dugaan Marka Jalan, hingga ada kepastian hukum,” tegas Rajak kepada terbitan.com, melalui pesan Whats App, Kamis (02/01/2020)

Sementara Kapala Kejaksaan (Kajari) Kabupaten Kepulauan Sula,
Romulus Holongan belum sempat dikonfirmasi, hingga berita ini ditayangkan. [GNS]

Pos terkait