Diduga Laporan Dana Desa Dimanipulasi, Kejari Kepsul Harus Bongkar

  • Bagikan

SANANA, Terbitan.com – Praktisi Hukum, Bakri Duwila meminta Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Sula agar membongkar praktik kotor dari mantan Kepala Desa (Kades) dan Bendahara Desa Paratina, Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, (Kepsul) yang diduga dimanipulasi laporan dana desa senilai Rp.260 juta

Pasalnya, anggaran air bersih yang disahkan senilai Rp.260 juta melalui hasil musyawarah desa 2020 diubah oleh kaur keuangan atau bendahara desa  menjadi Rp 160 juta, perubahan APBDes tanpa diketahui masyarakat setempat.

Kemudian dari nilai Rp.260 juta diubah menjadi Rp.160 juta, hingga kini air bersih yang diprogramkan tak kunjung dibangun alias Fiktif, sedangakan anggaran air bersih sudah dicairkan 100 persen.

Baca juga:  Jamilah Anggota DPRD Barut, Minta Polisi Mengusut Tuntas Pencemaran Nama Baiknya di Proses Secara Hukum
Baca juga:  Bupati Bondowoso Digugat Bawahannya di PTUN Surabaya

Hal ini, Praktisi Hukum, Bakri Duwila meminta Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Sula harus proaktif dan serius usut dugaan kasus ini, “ungkap Bakri melalui pesan via Whats App, Minggu (28/03/21)

Sebab, praktek seperti ini tidak sejalan atau tidak mendukung program pemerintah pusat terkait subtansi pemberian dana desa yang digunakan untuk kesejahreraan masyarakat, “tegas Bakri. [DN]

  • Bagikan